| Ceramah · Yazid Jawas · Huru-Hara Hari Kiamat |
![]() Rate: “(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapankah terjadinya?. Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya)? Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya). Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit). Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.” (An-Naazi’at : 42 – 46) Ayat di atas menegaskan akan adanya hari kiamat. Meskipun hal tersebut menjadi rahasia Allah semata, namun Allah telah memberikan petunjuk kepada Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam mengenai tanda-tanda terjadinya hari kiamat, mengabarkan kepada beliau mengenai kengerian hari kiamat dan keadaan manusia di akhir zaman. Diantara tanda-tanda besar tentang terjadinya kiamat dengan kemunculan Dajjal yang kemudian dibinasakan oleh Nabi Isa beserta pasukannya, dan juga keluarnya Ya’juj dan Ma’juj. Dalam buku ini juga diterangkan kengerian-kengerian hari kiamat, kepada siapa dan bagaimana hari kiamat terjadi, keadaan manusia di padang mashyar, hingga sampai penduduk surga masuk ke surga dan penduduk neraka masuk ke dalam neraka, siksa yang dialami penduduk neraka, dan kenikmatan-kenikmatan yang akan diperoleh oleh penduduk surga. Selengkapnya, simak kajian yang disampaikan oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Dengan pembahasan tentang “Yaumul Akhir”. Dimasjid Al-Azhar Pondok Kopi, Jakarta. [Kamis, 03 Juni 2004] Sumber : http://moslemsunnah.wordpress.com Kajian |
Undang teman dan keluarga untuk belajar agama Islam dengan mendengarkan kajian MP3 dan ceramah MP3 di web ini atau klik disini untuk memasang banner Kajian.Net di situs dan blog Anda untuk memudahkan pengunjung web Anda mendengarkan ceramah mp3 dari web kajian.net.
“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.” (HR Muslim no. 2674).